Pria Ternyata Juga Rentan Mengalami Flek Hitam pada Kulit, Begini Penjelasannya

Hiperpigmentasi pada Pria/Freepik.com
Hiperpigmentasi pada Pria/Freepik.com

Jika sering beraktivitas di luar, MsBro mungkin bakal mendapati kulit semakin kusam dan muncul noda hitam di berbagai tempat. Jika tidak ditangani, kondisinya bisa semakin memburuk dan membuat penampilan jadi tampak lebih tua. Wah, bisa menurunkan rasa percaya diri banget ini!

Walaupun dengan struktur kulit yang diketahui lebih tebal dari wanita, dan lebih mampu menahan paparan buruk lingkungan, kulit pria juga bisa menjadi gelap dan muncul bercak-bintik lebih gelap dari warna aslinya. Banyak yang menganggap hiperpigmentasi adalah masalah eksklusif wanita. Padahal sebenarnya pria juga tidak kebal, dan bisa mengalami hiperpigmentasi meskipun dengan prevalensi yang mungkin lebih rendah.

Pria rentan terhadap hiperpigmentasi karena berbagai macam faktor. Bagi sebagian pria, hiperpigmentasi dapat mengganggu keseharian mereka, baik secara fisik maupun psikologis. Karenanya, agar terhindar dari masalah ini, yuk kita pahami apa itu hiperpigmentasi dan beragam penyebabnya berikut ini!

Apa Itu Hiperpigmentasi?

Hiperpigmentasi pada Pria/Freepik.com
Hiperpigmentasi pada Pria/Freepik.com

Hiperpigmentasi adalah kondisi di mana terjadi peningkatan produksi melanin dalam kulit, menyebabkan area kulit tertentu menjadi lebih gelap dari warna kulit normal. Melanin adalah pigmen alami yang bertanggung jawab atas warna kulit, dan produksinya dapat dipicu oleh berbagai faktor. Hiperpigmentasi dapat terjadi dalam bentuk bintik-bintik gelap, flek, atau bahkan area kulit yang lebih besar yang menggelap.

Apa Penyebabnya?

Hiperpigmentasi pada Pria/Freepik.com
Hiperpigmentasi pada Pria/Freepik.com

Penyebab hiperpigmentasi pada pria bisa bervariasi. Salah satunya adalah paparan sinar UV dari matahari. Sinar UV merangsang produksi melanin sebagai respons pertahanan kulit terhadap kerusakan akibat sinar matahari. Namun, paparan sinar UV yang berlebihan bisa menyebabkan produksi melanin yang berlebihan juga, menghasilkan hiperpigmentasi.

Selain itu, peradangan juga dapat menjadi pemicu hiperpigmentasi. Misalnya, jerawat yang terinfeksi atau peradangan kulit lainnya dapat merangsang produksi melanin yang berlebihan, meninggalkan bekas-bekas gelap atau bintik-bintik pada kulit.

Perbedaan Hiperpigmentasi pada Pria dan Wanita

Hiperpigmentasi pada Pria/Freepik.com
Hiperpigmentasi pada Pria/Freepik.com

Meskipun hiperpigmentasi dapat terjadi pada kedua jenis kelamin, ada beberapa perbedaan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah pola hiperpigmentasi yang lebih umum pada pria. Pria cenderung mengalami hiperpigmentasi pada area kulit tertentu, seperti wajah dan leher, karena mereka lebih sering terpapar sinar matahari secara langsung.

Selain itu, perbedaan hormonal juga dapat memainkan peran dalam hiperpigmentasi. Hormon testosteron yang lebih tinggi pada pria dapat mempengaruhi produksi melanin dalam kulit, meningkatkan risiko hiperpigmentasi pada mereka.

Rekomendasi Penanganan Hiperpigmentasi pada Pria

Hiperpigmentasi pada Pria/Freepik.com
Hiperpigmentasi pada Pria/Freepik.com

Jika mengalami hal ini, coba lakukan tindakan pencegahan atau terapkan sedini mungkin untuk mencegah munculnya flek atau noda hitam. Berikut beberapa langkah yang dapat diambil:

  • Gunakan tabir surya: Melindungi kulit dari paparan sinar UV dengan menggunakan tabir surya adalah langkah yang penting untuk mencegah dan mengurangi hiperpigmentasi. Pilih tabir surya dengan SPF yang tinggi seperti Sunscreen Spray MS GLOW FOR MEN dan aplikasikan secara teratur, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Perawatan kulit yang tepat: Menggunakan produk perawatan kulit yang tepat, seperti krim pemutih atau serum anti-pigmentasi, dapat membantu mengurangi hiperpigmentasi. Gunakan Energy Bright Cream untuk menutrisi dan mengatasi masalah kulit.
  • Konsultasikan dengan dokter kulit: Jika hiperpigmentasi sangat mengganggu atau sulit diatasi dengan produk perawatan kulit biasa, konsultasikan dengan dokter kulit atau ahli kecantikan.
  • Hindari peradangan kulit: Upaya untuk mencegah peradangan kulit, seperti menghindari mencubit jerawat atau menggaruk area kulit yang iritasi, juga penting dalam mencegah hiperpigmentasi lebih lanjut.

Hiperpigmentasi adalah masalah umum yang dapat memengaruhi pria dan wanita, meskipun dengan karakteristik yang sedikit berbeda. Namun, dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat dan perawatan yang sesuai, hiperpigmentasi pada pria dapat diatasi dengan efektif. Kunci utamanya adalah melindungi kulit dari paparan sinar matahari, menggunakan produk perawatan kulit yang tepat, dan berkonsultasi dengan dokter kulit jika diperlukan.