Dipercaya Turun-Temurun, Ini 5 Mitos tentang Rambut yang Terbukti Salah Banget

Mitos Tentang Rambut/Freepik.com

Selain kulit, rambut adalah bagian tubuh yang juga sering menjadi fokus perhatian dan perawatan. Sayangnya, seiring tingginya concern terhadap kesehatan rambut, berkembang pula berbagai mitos seputar perawatan dan kondisi rambut. Padahal, banyak dari kepercayaan-kepercayaan tersebut yang ternyata telah terbukti keliru oleh penelitian ilmiah dan pengalaman praktis. 

Sayangnya, saking mendarah dagingnya, hingga saat ini masih banyak orang yang percaya dengan “kabar burung” tersebut. Jangan sampai MsBro ikutan tersesat,berikut ini beberapa mitos tentang rambut yang terbukti salah banget:

1. Ketombe Sama dengan Kulit Kepala Kering

Mitos Tentang Rambut/Freepik.com
Mitos Tentang Rambut/Freepik.com

Salah satu mitos yang umum tentang ketombe adalah sinonim dari kulit kepala kering. Kulit kepala yang mengelupas tanpa henti membuat sebagian besar orang menyimpulkan bahwa kondisi ini disebabkan oleh kulit kepala yang sangat kering. 

Padahal, ketombe sebenarnya disebabkan oleh infeksi jamur pada kulit kepala dan ketidakseimbangan produksi minyak. Ketombe mungkin terjadi karena berbagai macam penyebab, misalnya cara keramas yang salah atau produk tidak cocok. Sementara kondisi kulit kepala yang kering hanya dapat memperburuk masalah ketombe.

2. Kebotakan Menurun dari Pihak Ibu

Mitos Tentang Rambut/Freepik.com
Mitos Tentang Rambut/Freepik.com

Mitos ini telah lama diyakini oleh banyak orang, namun tidak ada bukti ilmiah yang mendukungnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh McGill University, kebotakan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor genetik dan lingkungan, dan tidak dapat disimpulkan secara langsung bahwa kebotakan menurun dari pihak ibu. Faktanya, sepertiga kasus kebotakan pada pria justru dipicu oleh keberadaan hormon dihydrotestosterone (DHT) yang tidak beraturan. 

3. Sampo Harus Digunakan Setiap Hari

Mitos Tentang Rambut/Freepik.com
Mitos Tentang Rambut/Freepik.com

Ada kepercayaan bahwa mencuci rambut setiap hari dengan sampo adalah hal yang baik untuk kesehatan rambut. Namun, berdasarkan berbagai penelitian, mencuci rambut terlalu sering dapat menghilangkan minyak alami yang melindungi kulit kepala dan rambut, menyebabkan kekeringan dan kerusakan.

Sebaliknya, disarankan untuk mencuci rambut hanya saat diperlukan, misalnya ketika rambut terasa kotor atau berminyak atau setidaknya 2-3 hari sekali. Alih-alih menggunakan shampo terlalu sering, MsBro disarankan menggunakan lebih banyak kondisioner untuk menyehatkan kulit kepala sekaligus memberikan nutrisi pada rambut. 

4. Uban Disebabkan Oleh Stres

Mitos Tentang Rambut/Freepik.com
Mitos Tentang Rambut/Freepik.com

Meskipun stres dapat mempengaruhi kesehatan rambut, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa stres secara langsung menyebabkan uban. Uban lebih banyak dipengaruhi oleh faktor genetik dan proses penuaan alami. Selain itu, uban yang muncul terlalu cepat di usia muda bisa disebabkan juga oleh faktor genetik. 

5. Penumbuh Rambut Tidak Ada Efeknya

Mitos Tentang Rambut/Freepik.com
Mitos Tentang Rambut/Freepik.com

Ada banyak produk di pasaran yang mengklaim dapat meningkatkan pertumbuhan rambut atau mengurangi kerontokan. Mungkin memang banyak produk yang belum terbukti secara ilmiah dapat memberikan efek yang signifikan. Meski demikian, belum tentu tidak ada produk yang ampuh untuk kesehatan rambut. Pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh faktor genetik dan kesehatan kulit kepala, dan tidak semua produk penumbuh rambut memiliki efek yang sama.

Jika mengalami masalah terkait rambut, coba gunakan Playmaker Beard & Hair Serum dari MS GLOW FOR MEN. Produk ini merupakan inovasi perawatan jambang & rambut terbaru yang membantu mengatasi kerontokan rambut dan membantu merangsang pertumbuhan rambut. Di dalamnya terdapat berbagai kandungan seperti glycoenergizer, radiancyl, bio-keratin, dan ginseng extract yang mengatasi kerontokan sekaligus merangsang pertumbuhan rambut.

Mitos-mitos tentang rambut telah tersebar luas di masyarakat dan seringkali menjadi pegangan dalam perawatan rambut. Namun, penting untuk mengingat bahwa banyak dari mitos tersebut tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Dengan memahami fakta-fakta yang sebenarnya tentang rambut, kita dapat melakukan perawatan yang lebih efektif dan tepat sasaran untuk menjaga kesehatan rambut.